Minggu, 22 Juni 2014

Satuan Acara Penyuluhan IMD

Diposting oleh Unknown di 18.40 0 komentar


Pokok Bahasan           :  Efek Jangka Panjang Pemberian IMD
Sasaran                        :  Ibu Hamil di Puskesmas Kec. Rappocini
Targer                          :  Ibu Hamil trimester I, II, III
Hari/tanggal                :  Kamis, 29 November 2013
Waktu                         :  Puskesmas Kec. Rappocini

Penyuluh                     : ANDI ASWINDA

I.                   Latar Belakang
Mengingat ketidak fahaman ibu-ibu hamil dan ibu-ibu yang mempunyai anak balita tentang kandungan asi dan manfaat asi di wilayah Rappocini, sehingga masih banyak ibu-ibu yang memberikan susu formula pada anaknya, maka saya melakukan penyuluhan tentang kandungan asi dan manfaat asi

II.                Tujuan Umum
Meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya memberikan ASI sehingga
tercapai pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan berlanjut dengan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun.

III.             Tujua Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 5 menit tentang kandungan dan manfaat asi ini, diharapkan para orangtua dapat mengetahu tentang :
-          Kandungan yang di miliki asi dan apa manfaat dari asi

IV.             Strategi Pelaksana  :
1)      Metode            :  Ceramah, dan diskusi
2)      Media              :  LCD
3)      Alat                 :  Leaflet
4)      Sumber            :  Dari Internet dan Buku
5)      Garis Besar Materi ( penjelasan terlampir )
-    Kandungan dan maanfaat asi

V.                Kegiatan Penyuluhan.

Tahap                                    Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan Ibu di KIA
Waktu
PENDAHULUAN
-  Salam                                 - Mengucapkan salam
-  Perkenalan                        - Memperkenalkan diri
 diri                             
-    Tujuan                              -  Tujuan Penyuluhan
Penyuluhan
-    Kontrak waktu                 - Menjelaskan waktu
dan strategi                          penyuluhan dan
penyuluhan                          strategi penyuluhan
- Menjawab Salam
- Menyimak Perkenalan Diri


- Menyimak Penyuluhan


PELAKSANAAN
-    Kandungan dan manfaat asi
- Menyimak Penjelasan

PENUTUP
- Tanya Jawab                     - Memberikan 
                                                Kesempatan peserta
                                                Penyuluhan untuk
                                                Mengajukan
                                                pertanyaan
- Evaluasi                            -  Memberikan 
                                                Pertanyaan
- Salam                                - Mengucapkan Salam
- Mengajukan Pertanyaan





- Menjawab Pertanyaan

- Menjawab Salam


VI.             Evaluasi
a.       Prosedur          :  Evaluasi dilakukan setelah penyuluhan
b.      Waktu                         :  10 Menit
c.       Bentuk Soal    :  3 Soal
d.      Jenis Soal        :  Lisan
e.       Butir Soal
1)       

f.       Kriteria Evaluasi
1)      Orangtua mampu menjelaskan kandungan dan manfaat asi



VII.          Lampiran Materi


Kandungan dan manfaat asi


A.    Kandungan asi
 Berbagai komponen yang terkandung dalam asi antara lain
1.      Enzim untuk membantu pencernaan
2.      Protein
3.      Karbohidrat
4.      Lemak
5.      Imunoglobin
6.      Leukosit

B.     Manfaat asi

1 ) Manfaat ASI bagi bayi

       ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat. ASI juga lebih mudah dicerna oleh bayi sehingga jarang menyebabkan konstipasi. ASI kaya akan antibody(zat kekebalan tubuh) yang membantu tubuh bayi untuk melawan infeksi dan penyakit lainnya. ASI dapat mencegah karies karena mengandung mineral selenium. Sebuah penelitian di Denmark mengemukakan bahwa bayi yang diberikan ASI hingga lebih dari 9 bulan akan lebih cerdas dibandingkan yang tidak diberi ASI. Hal ini dikarenakan ASI mengandung DHA/AA.

Pemberian ASI eksklusif pada bayi akan menurunkan resiko sakit jantung ketika mereka dewasa. ASI juga menurunkan resiko diare, infeksi saluran nafas bagian bawah, infeksi saluran kencing, dan juga menurunkan resiko kematian bayi mendadak. Hal tersebut disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit serta menyediakan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”.

Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebagian besarnya tersusun atas air dalam Keadaan yang benar-benar bersih dan sehat yang mungkin tidak dapat anda temui pada dalam air biasa atau bahan makanan.Selain itu memberikan ASI juga membina ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi.

2) Maanfaat Memberikan ASI bagi ibu

        Memberikan ASI segera setelah melahirkan akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi resiko perdarahan. Memberikan ASI juga membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil, serta membakar kalori sehingga membantu penurunan berat badan lebih cepat. Beberapa ahli menyatakan bahwa terjadinya kanker payudara pada wanita menyusui sangat rendah.
Karena begitu besar manfaat ASI maka WHO dan UNICEF menganjurkan agar para ibu memberikan ASI ekslusif pada bayi mereka yaitu hanya memberikan ASI saja tanpa makanan pendamping hingga bayi berusia 6 bulan. Berikanlah ASI kepada bayi anda sebagai hadiah terindah dalam menyambut kelahirannya.

Bukan seorang ibu yang memutuskan untuk membuat ASI dengan segala kandungannya yang merupakan sumber zat makanan terbaik bagi bayi. Bukan pula ia yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Mahakuasa-lah, Yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, Yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu
.

                                                                                                                              
                                                                                                                              

MAKALAH PERAWATAN PAYUDARA MASA NIFAS

Diposting oleh Unknown di 18.30 0 komentar


Perawatan payudara pada masa nifas adalah suatu kebutuhan bagi ibu yang baru saja melahirkan. Masa nifas sendiri adalah selama enam minggu atau 40 hari setelah persalinan. Pada masa nifas perawatan payudara merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk merawat payudara terutama untuk memperlancara pengeluaran air susu ibu (ASI).Hal ini terjadi karena pada masa ini ibu mengalami perubahan fisik dan alat reproduksi yang kembali ke keadaan sebelum hamil, masa laktasi maupun perubahan psikologis untuk mendapatkan keturunan baru. Dengan melakukan perawatan yang tepat yang biasanya berupa pegurutan dan pemijatan menggunakan beberapa bahan dan alat-alat yang alami, diharapkan ibu merasa lebih nyaman menyusui bayinya.
Dengan melakukan perawatan payudara saat nifas diharapkan ibu dapat meningkatkan produksi ASI dengan merangsang kelenjar air susu.Payudara adalah satu-satunya penghasil ASI.Jika hal itu sudah terjadi maka dapat berdampak pada bayi. Selain itu,payudara ibu juga berisiko menjadi kendur setelah menyusui jika tidak langsung dirawat saat masa nifas.
Manfaat perawatan payudara
Perawatan payudara adalah suatu tindakan untuk merawat payudara terutama pada masa nifas untuk memperlancar pengeluaran ASI. Perawatan payudara dapat dilakukan dua kali sehari yaitu saat mandi pagi dan mandi sore.Berikut adalah manfaat perawatan payudara:
1. Memelihara kebersihan payudara sehingga bayi mudah menyusu pada ibunya
2. Melenturkan dan menguatkan putting susu sehingga bayi mudah menyusu
3. Mengurangi risiko luka saat bayi menyusu
4. Merangsang kelenjar air susu sehingga produksi ASI menjadi lancar
5.Untuk persiapan psikis ibu menyusui dan menjaga bentuk payudara
6. Mencegah penyumbatan pada payudara

Langkah-langkah perawatan
● Persiapan ibu
1). Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
2). Buka pakaian
3). Persiapan alat
1)      Handuk
2)      Kapas yang dibentuk bulat
3)      Minyak kelapa atau baby oil
4)      Waslap atau handuk kecil untuk kompres
5)      Dua baskom masing-masing berisi air hangat dan air dingin
● Pelaksanaan
1. Buka pakaian ibu
2. letakkan handuk di atas pangkuan ibu tutuplah payudara dengan handuk
3. Buka handuk pada daerah payudara dan taruh di pundak
4. Kompres putting susu dengan menggunakan kapas minyak selama 3-5 menit agar epitel yang lepas tidak menumpuk lalu bersihkan kerak-kerak pada putting susu

5. Bersihkan dan tariklah putting susu keluar terutama untuk putting susu yang datar
6. Ketuk-ketuk sekeliling putting susu dengan ujung-ujung jari

Pengurutan I
a. Licinkan kedua tangan dengan baby oil
          b. Menyokong payudara kiri dengan tangan kiri,lakukan gerakan kecil dengan 2 atau
          3 jari tangan tangan mulai dari pangkal payudara dengan gerakan memutar
              berakhir pada daerah putting (dilakukan 20-30 kali)
1. Pengurutan II
Membuat gerakan memutar sambil menekan dari pangkal payudara dan berakhir pada putting susu (dilakukan 20-30 kali) pada kedua payudara 

2. Pengurutan III
Meletakkan kedua tangan diantara payudara, mengurut dari tengah ke atas sambil mengangkat kedua payudara dan lepaskan keduanya perlahan.

3. Pengurutan IV
Mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah pangkal ke arah putting susu.

4. Payudara dikompres dengan air hangat lalu dingin secara bergantian kira-kira 5 menit (air hangat dahulu).

 Keringkan dengan handuk dan pakailah BH khusus yang dapat menopang dan menyangga payudara.


       Akibat yang timbul jika tidak melakukan perawatan payudara
1. Anak susah menyusu karena payudara yang kotor
2. Putting susu tenggelam sehingga bayi susah menyusu
3. ASI menjadi lama keluar sehingga berdampak pada bayi
4. Produksi ASI terbatas karena kurang dirangsang melalui pemijitan dan pengurutan
5. Terjadi pembengkakan, peradangan pada payudara dan kulit payudara terutama pada bagian putting mudah lecet
PESONA CERDAS. Diberdayakan oleh Blogger.
 

PESONA CERDAS Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting